News

15-Mar-2017
Penentuan Kadar Asam Cuka dengan Metoda Titrasi Menggunakan Sensor pH untuk Pengambilan Data yang Lebih Cepat.

Percobaan sains berbasis komputer dengan metode titrasi untuk menetukan kadar asam cuka (asam asetat).

Pada percobaan ini dilakukan untuk menentukan kadar asam asetat dalam cuka makanan. Percobaan dilakukan sebagaimana titrasi pada umumnya yakni menggunakan NaOH yang telah di standarisasi dan titik akhir titrasi di tentukan dengan adanya perubahan warna karena kedalam larutan sampel telah ditetesi indikator phenolphthalein. Sampel yang digunakan adalah asam cuka atau asam asetat yang sering digunakan sebagai penambah rasa dalam berbagai makanan. Konsentrasi asam cuka dapet diketahui dari volume NaOH yang digunakan selama proses titrasi.

Hal yang membedakan dengan titrasi pada umumnya adalah penggunaan metode PSBK (Percobaan Sains Berbasis Komputer), untuk melakukan percobaan titrasi dengan metode PSBK diperlukan komputer atau laptop yang sudah terinstal software coach, sensor pH dan Interface sebagai alat penunjang. Selanjutnya lakukan tittasi sebagai mana mestinya, dengan memasukan sensor kedalam erlenmeyer. Terdapat berbagai cara dalam pengambilan data menggunakan PSBK dalam praktikum titrasi. Cara yang digunakan dalam pengambilan data adalah pengukuran ph setiap penambahan 1 ml titran kedalam larutan sampel. Hal ini dilakukan untuk pembuatan grafik tittrasi.

Keuntungan menggunakan PSBK dalam praktikum ini adalah memudahkan dalam mencatat data hasil percobaan sehingga siswa bisa fokus untuk mengamati reaksi kimia yang terjadi. Keuntungan lainnya adalah dengan menggunakan PSBK memungkinkan untuk membuat grafik hasil titrasi, hal yang selama ini hanya bisa dilakukan melalui perhitungan menjadi terlihat nyata karena grafik bisa langsung muncul ssaat percobaan. Selain itu pengukuran Ph langsung melalui sensor dapat mempermudah dalam memperkirakan titik akhir titrasi. melalui grafik dan data yang diperoleh kita dapat menentukan titik ekivalen yang biasanya tidak terlihat dalam proses titrasi biasa. Seperti kita ketahui bahwa titik ekivalen titrasi asam basa berada sekitar Ph 7, maka bila semakin mendekati titik ekivalen siswa dapat lebiih berhati hati agar titik akhir titrasi tidak terlewati dan pengamatan volume bisa lebih maksimal.

 

Kembali ke halaman sebelumnya